CORONA, KULIAH DARING DI RUMAH SAJA
Moh. Arif
Belakangan ini, semua aktifitas pekerjaan termasuk kegiatan belajar mengajar dilakukan melalui sistem online atau daring baik pada tingkat anak sekolah dasar sampai perguruan tinggi. Hal ini bukan tanpa dasar, melalinkan karena satu kondisi dan kejadian dimana pada saat ini bangsa kita atau seluruh dunia terserang wabah virus corona (covid 19), perang melawan virus memang berbeda dengan perang melawan musuh dalam bentuk manusia atau makhluk hidup lainnya. Melawan virus tidak bisa dilihat kapan saja dan dimana saja bisa menyerang manusia sehingga diperlukan pengamanan, perlindungan yang ekstra agar kita tidak muda terserang.
Bahkan pemerintah melalui menteri dan seluruh komponen bangsa untuk melakukan phsycal distancing atau menjaga jarak, mengurangi perkumpulan banyak orang dan sering cuci tangan dengan sabun dan lain sebagainya. Hal tersebut bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona (covid 19) yang penyebarannya menurut WHO, COVID-19 menular dari orang ke orang karena adanya ciptratan ludah saat bicara, bersin atau batuk dari orang terinfeksi virus corona kepada orang lain dan terjadinya kontak langsung dengan orang yang terinfeksi virus corona, lalu kemudian dengan tidak sadar melakukan atau memagang bagian muka sehingga virus bisa masuk, namun demikian virus tidak menular melewati udara bebas.
Akibat dari kejadian inilah semua aktivitas manusia termasuk juga kegiatan ibadah di masjid dibatasi atau bahkan dihetikan seperti sholat jumat dan kegiatan yang mengundang banyak orang, sekalipun di beberapa daerah atau masyarakat desa kegiatan ibadah seperti sholat Jum’at, yasinan, diba’an dan lain sebagainya tetap dilakukan. Mereka meyakini bahwa kebiasaan baik yang sudah dilakukan bertahun tahun dapat menjadikan obat untuk tidak panik dan risau dengan kejadian ini, sekalipun sebagian kecil masyarakat juga khawatir dengan wabah virus ini.
Kejadian penyebaran wabah virus ini memang setiap hari mengalami peningkatan orang yang terjangkit, namun kita harus yakin dan optimis semua akan berakhir dengan hikmah dan pelajaran yang baik untuk kita ambil agar menjadi lebih baik di masa yang akan datang. Sebagai upaya yang dilakukan untuk keberlangsungan aktivitas manusia di dalam menghadapi wabah virus corona pemerintah menghimbau agar melakukan pekerjaan di rumah termasuk dalam kegiatan belajar mengajar. Namun menjadi masalah bagi sebagian orang yang harus bekerja diluar rumah karena kondisi ekonomi yang tidak memungkinkan untuk melakukan pekerjaan di rumah hal tersebut terjadi bagi masyarakat pekerja informal seperti ojek online, asongan, buruh dan lain sebagainya. Namun di sisi, lain bagi pekerja formal dan anak sekolah dituntut untuk melaksanakan pekerjaan, belajar atau kuliah daring online dan tinggal di rumah termasuk juga bagi anak-anak usia sekolah dan mahasiswa.
Kuliah daring atau belajar daring bukanlah sesuatu yang berkaitan dengan pembelajaran daring, melainkan kegiatan perkuliahan atau belajar yang dilakukan melalui sistem daring atau online sebagai bentuk upaya menjalankan intruksi pemerintah dalam melaksanakan kegiatan belajar menagajar ditengah penyebaran virus corona di seluruh indonesia termasuk di IAIN Tulungagung. Sekalipun istilah kuliah/ belajar daring sudah dilakukan sebelum adanya kejadian tersebut, akan tetapi belum menyeluruh dilaksanakan.
Kuliah daring atau online pada dasarnya menuntut kita untuk melek teknologi sebagai bagian yang tidak bisa dipishak dalam kehidupan masyarakat termasuk dunia pendidikan. Wabah virus corona yang melandah bangsa ini, berdasarkan pengamatan sebenarnya mengajarkan pada seluruh masyarakat dan dunia pendidikan untuk melek teknologi dan pengetahuan di era dimana perkembangan ilmu dan teknologi semakin pesat. Namun di sisi lain, kita dituntut untuk selalu menjaga kebersihan, dan menjaga diri dan keluarga dari segalah mara bahaya.
Dalam kondisi saat ini, kuliah daring menjadi tren dan menyeluruh dikalangan masyarakat khsusunya mahasiswa dan dosen, bagi mereka yang terbiasa dengan daring mungkin tidak ada masalah dan lancar saja, namun sebaliknya bagi mereka yang tidak terbiasa akan merasa kesulitan dan masalah. Hal ini menjadi renungan bagi kita semua khususnya bagi mereka yang belum terbiasa dengan sistem daring untuk terus belajar dan memanfaatkan teknologi sebagai bagian dalam dunia pendidikan khsusunya. Perkembangan teknologi saat dan yang akan datang ini memungkinkan perkuliahan dapat dilakukan dimana saja termasuk di rumah.
Di sisi lain semua orang harus tinggal di rumah hal tersebut lagi-lagi bertujuan menjaga mata rantai penyebaran virus corona dikalangan masayarakat, termasuk mahasiswa dan para dosen. Dalam situasi dan kondisi dimana terjadi kejadian luar biasa seperti penyebaran virus covid 19, kegiatan atau perkuliahan daring dalam rangka keberlangsungan perkuliahan yang tidak memungkinkan adanya pertemuan karena terdapat himbauan dari pemerintah dan kampus, maka kuliah daring manjadi solusi untuk tetap menjalankan perkuliahan di tengah suasana penyebaran virus covid 19 saat ini atau kejadian-kejadian lain di masa yang akan datang.
Kemudian, masyarakat termasuk mahasiswa dan dosen tinggal di rumah dapat dimanfaatkan berkumpul keluarga dan menjadi solusi untuk mencega penyebaran virus corona. Kuliah daring di rumah, di sisi lain dapat dimanfaatkan oleh semua orang baik dosen dan mahasiswa sambil berkumpul dengan keluarga, namun di sisi lain terdapat banyak keluhan baik dari mahasiswa maupun sebagian dosen untuk melaksanakan perkuliahan daring. Ada banyak faktor ketika harus kuliah dari/ belajar daring dan tinggal di rumah salah satunya adalah kekuatan jaringan/ sinyal, paketan yang terbagi bersama keluarga dan terganggu oleh aktivitas anak-anak yang juga melakukan kegiatan yang sama.
Kuliah daring di rumah haruslah dimanfaatkan untuk hal-hal yang posisitif dan produktif sekalipun harus dilakukan penyesuaian-penyesuaian yang tepat, karena pada saat di rumah bersama anak-anak dan istri pastinya akan merasa tidak efektif dan maksimal bahkan aktivitas daring sering terganggu, sehingga perlu pengaturan waktu yang tepat agar kegiatan dan pekerjaan di rumah bisa berjalan dengan baik dan lancar. Namun tetap tidak menyurutkan untuk belajar sekalipun hanya menyapa atau dengan kata “Assamu’alaikum” yang penting sudah aktif daring. Hal ini perlu dibangun pemahaman dan pondasi dalam menggunakan sistem druing dalam pendidikan khususnya dikalangan siswa maupun mahasiswa.
Pelaksanaan kuliah daring di rumah saja tidak ada pilihan untuk tidak bekerja dan menjalankan tugas sebagai siswa/mahasiswa dan pendidik dalam rangka keberlangsungan perkuliahan dan memberantas mata rantai penyebaran virus corona covid 19. Kuliah daring yang terkesan cepat dan singkat dalam berbagai hal baik informasi dan persipan tentu tidakla harus dipaksakan sempurnah dan berhasil maksimal, akan tetapi perlu kesadaran bersama untuk memulai dan melaksanakan secara bertahap dan pelan-pelan, bahkan dengan hanya sekedar ucapan apa kabar haruslah dimaklumi sambil terus belajar dan memahami dalam menggunakan aplikasi perkuliahan durung.
Pada saat ini, dimana masyarakat gelisah dan khawatir dengan merebahnya virus corona, tapi dengan kuliah daring dirumah harus menjadikan kita tetap bahagia dan bersemangat karena kita masih bisa bersilaturrahmi dengan orang lain bahkan juga dengan mahasiswa yang biasa ketemu langsung kita cukup melalui daring. Demikian juga tinggal di rumah kita bisa bahagia karena bisa bersama, bercanda ria dengan keluarga, yang biasanya di saat kita sibuk di jalan dan di kantor, kadang jarang bertemu kelauarga. Hal ini menjadi kebahagian yang harus kita syukuri. Karena dibalik kesusahan, pasti ada kebahagian.
Menurut ahli saraf bahwa dibalik kejadian virus corona dan menuntut semua orang termasuk siswa, mahasiswa, guru dan dosen harus menjadikan teknologi sebagai media belajar dan tetap tinggal di rumah terdapat kebahagian tersendiri dibalik musibah yang terjadi yaitu pertama kebahagian kesadaran diri, kesadaran diri dalam situasi ini kita tetap menjalin kebersamaan melalui teknologi, kebersamaan bersama keluarga, kebahagiaan karena kita dapat belajar teknologi sedikit demi sedikit, kedua, terhubung dengan orang lain, yang biasa dilakukan secara langsung, kini dilakukan secara tidak langsung. Hal ini tidak menyurut untuk tetap melakukan kontak dengan orang lain termasuk dengan mahasiswa, ketiga saat dimana banya korban karena akibat terinfeksi virus covid 19, kita tetap untuk bersyukur dan bersabar karena masih banyak orang-orang yang berbuat baik, peduli dengan sesama dan tumbuh rasa kemunusiaan serta bersabar dalam menghadapinya.
Kuliah daring di rumah saja, ditengah wabah virus corona dan mungkin kejadian lain di masa yang akan datang dapat diambil pelajaran berharga bagi seluruh komponen masyarakat khsusunya para kaum pembelajar tidak menghalagi semangat belajar jarak jauh dan disiplin, menjadikan rumah sebagai pusat belajar bersama keluarga, membuka kesadaran masyarakat untuk peduli teknologi dan menjadikan rumah sebagai pusat kerja, kepdulian para pemangku kebijakan untuk menjadikan teknologi sebagai senjata mencerdaskan anak bangsa melalui penyediaan layanan teknologi, dan menuntuk masyarakat melek teknologi.
Banyaknya kegiatan dengan daring termasuk perkuliahan, ada seseorang bertanya. Apakah perkuliahan atau belajar daring sangat efektif? Pertanyaan ini saya tarik pada dua aspek yang pertama efektif dan kedua tidak efektif. Kuliah daring efektif dalam kondisi dimana sesorang harus tinggal di rumah, terdapat larangan untuk bertemu, larangan berkumpul dan melakukan kontak langsung yang dikhawatirkan terinfeksi virus atau menginfeksi virus ke orang lain, sehingga di saat situasi terjadinya penyebaran virus corona kegiatan perkuliahan daring sangat efektif.
Kuliah daring di rumah saja tidak efektif jika melihatnya dari substansi efektifitas pembelajaran karena ada beberapa faktor yaitu lemahnya penggunaan media online, ketersampaian substansi materi tidak maksimal, keterbatasan dialog, kapasitas dalam menggunakan jaringan terbatas, kurangnya pengkondisian sistem belajar karena lemahnya pengawasan dan memaksimalkan teknologi kurang efektif karena kegiatan belajar hanya satu arah
Berdasarkan uraian di atas, banyak kejadian-kejadian yang saya alamai dalam proses perkuliahan online di rumah, misalnya banyak mahasiswa merasa tidak puas dalam belajar karena merasa tidak bertemu langsung dengan dosennya, kegiatan pembelajaran tidak dianggap menarik karena tidak bisa bertatap muka dengan teman dan dosennya, belum lagi masalah ketepatan waktu dalam memberikan informasi karena disebabkan saluran atau jaringan sehingga membutuhkan waktu ber-jam-jam untuk menerima informasi dan mengirim informasi sehingga waktu habis hanya karena menunggu informasi datan atau terkirim, dan juga masalah kesalah pahaman menerima informasi yang tidak langsung mendapat respon. Sekalipun juga bagi sebagian orang tua belajar daring di rumah "Bisa lihat anak di rumah” dan mengetahui secara langsung kondisi belajar anak, yang selama ini belajarnya di sekolah.
Persoalan-persolan di atas tentu akan jadi penghambat dalam proses pekuliahan daring di rumah, jika tidak disiapkan layanan yang bagus dan menyeluruh diseluruh plosok desa agar semua masyarakat termasuk mahasiswa dapat menggunakan jaringan dengan baik dan lancar, serta mendukung kegiatan perkuliahan jarak jauh.
Sebagai penutup dari tulisan ini, bahwa kuliah daring di rumah saja, jangan hanya dijadikan pilihan alternatif dalam hal menjadikan teknologi informasi dalam kehidupan anak bang
sa, melainkan harus menjadi tujuan meningkatkan kemampuan dalam penguasaan teknologi dan informasi dalam setiap aktivitas dan layanan baik saat ini maupun yang akan datang.
Kejadian hari ini merupakan awal kebangkitan anak bangsa dalam memanfaatkan teknologi dan informasi sebagai media atau sarana dalam pengembangan diri, skill dan kapasitas keilmuan dalam menghadapi perkembangan zaman di masa yang akan datang. Jadikan rumah sebagai pusat pendidikan yang mengajarkan banyak hal baik pengetahuan, perilaku diri, moral, nilai dan kemandirian disamping persoalan-persolan yag terjadi. Belajar daring tetap di rumah adalah solusi jitu untuk mencerdaskan anak bangsa ditengah pademi virus corona. Semoga kita senantiasa diberikan pertolongan dan kekuatan dalam menghadapi musibah penyebaran virus covid 19.








0 komentar:
Post a Comment